Senin, 16 Januari 2017

Menjelajahi NTT Dengan Biaya Murah



Kawasan Indonesia Timur terkenal sebagai daerah yang eksotis, dan salah satu yang paling terkenal adalah provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Provinsi ini menadi sangat terkenal karena memiliki Pulau Komodo yang tidak lain merupakan wilayah endemik reptil komodo. Pulau Komodo bahkan telah diakui sebagai salah satu keajaiban dunia.

Sebelum menjelajahi Provinsi NTT dan Pulau Komodo, kalian harus untuk melewati Kupang, yakni ibukota provinsi tersebut. Di kota tersebut, kalian dapat menemukan beragam obek wisata yang menarik.

Untuk bisa menuju Kota Kupang kalian bisa menggunakan pesawat terbang. Meski bisa menggunakan kapal laut, waktu tempuh yang kalian butuhkan terlalu lama, bisa berhari-hari. Tentunya sangat tidak efisien terlebih bagi kalian yang hanya memiliki waktu singkat.

Satu hal yang menadi alasan mengapa Kupang tidak menjadi destinasi wisata populer adalah karena biaya transportasinya yang tergolong mahal. Ongkos minimal yang harus disediakan untuk pergi dan pulang dari dan ke Kupang dengan menumpang pesawat setidaknya adalah 4 juta rupiah.

Sejatinya, beberapa maskapai penerbangan sering menawarkan tiket promo ke Kupang dan ini bisa menjadi solusi masalah harga tiket yang terbilang tinggi.

Salah satu yang paling banyak dicari oleh backpacker adalah tiket promo dari Lion Air. Maskapai ini cukup sering menawarkan tiket promo ke Kupang hanya seharga Rp 1 jutaan. Untuk bisa mendapat tiket promo dari Lion Air, kalian dapat mencarinya di agen - agen perjalanan online.

Untuk masalah waktu tergolong cukup fleksibel karena promo yang ditawarkan cukup banyak sehingga kalian bisa menyusun liburan ke Kupang kapan pun.

Ada beberapa tempat yang wajib untuk kalian kunjungi saat berkelana ala backpacker di Kupang, misalnya:

1.      Pantai Lasiana
Ini adalah pantai yang memiliki panorama sunset terindah di dunia. Posisinya yang persis menghadap kea rah barat membuat kalian bisa menghabiskan waktu dengan bersantai sembari menunggu sunset.

2.      Pulau Kera
Pulau Kera sejatinya merupakan sebuah pulau kecil yang menyembul di tengah laut. Untuk bisa mencapai pulau tersebut, kalian dapat menyewa perahu. Pulau ini terkenal dengan keindahan pantainya  dan kerap dijadikan sebagai tujuan wisata. Penduduk yang tinggal di sana juga dikenal sangat ramah. Keindahan Pulau ini sudah sangat dikenal di kalangan wisatawan.


“Tulisan ini disumbangkan untuk jadi artikel situs jadimandiri.org

Jumat, 16 Desember 2016

PGN Tambah Jaringan Gas Bumi di Tangerang



Tahun 2014 lalu PGN baru saja meresmikan jaringan pipa gas bumi yang akan dipasang di kota Tangerang. Saat itu tujuannya adalah untuk membantu masyarakat Banten agar bisa menikmati gas bumi yang manfaatnya tidaklah sedikit. Selain harganya sangat terjangkau, penggunaan gas alam seperti ini juga sangat ramah lingkungan dan tentu saja jauh lebih aman. Pada saat diresmikan tahun 2014 lalu banyak warga dan pemerintah setempat yang menghadiri acaranya. Simbolnya adalah keran gas bumi atau yang dikenal dengan nama valve dibuka dan kompor salah satu warga dihidupkan. Hal itu menjadi bukti nyata bahwa gas ini sudah bisa langsung digunakan dengan mudah.

Targetnya saat itu adalah adanya sambungan pipa gas yang berjumlah 1 jutaan khususnya untuk kebutuhan rumah tangga.  Program ini diluncurkan untuk mendukung gerakan sayang Ibu yang sudah ada sebelumnya. Hal ini juga dimaksudkan untuk mendukung program pemerintah akan perpindahan penggunaan BBM yang selama ini berupa minyak tanah menjadi gas bumi. Dan PGN Tangerang sendiri memiliki jumlah pipa gas sebanyak 75% untuk memenuhi kebutuhan komersil seperti bisnis dan juga kebutuhan rumah tangga sebagai pengguna terbanyak. Diharapkan nantinya setiap tahun jumlah pipa gas akan semakin banyak dan bisa menjangkau semua perumahan di kawasan Tangerang, Banten.

Penggunaan gas bumi sebagai sebuah energi baik yang seharusnya memang mendapatkan support besar dari berbagai kalangan. Jika dibandingkan dengan penggunaan tabung yang dijual per buah dengan harga yang sangat tinggi maka iuran per bulan untuk penggunaan fasilitas pipa gas sangatlah murah. Jika gas bumi digunakan untuk kebutuhan komersil dan sector besar lainnya maka akan sangat menghemat biaya operasional dan biaya bahan bakar dengan signifikan. Rencananya, di tahun 2016 ini PGN akan kembali menambah jaringan pipa gas seiring dengan bertambah besarnya permintaan untuk itu di Tangerang. Harapannya jaringan pipa gas tersebut tidak hanya untuk kebutuhan rumah tangga saja namun untuk kebutuhan industry seperti rumah sakit dan pabrik juga mengandalkan gas bumi.

“Tulisan ini disumbangkan untuk jadi artikel situs Si-Nergi

Mudahnya Gas Bumi Dinikmati di Kota Lampung

PGN sebagai perusahaan penyedia gas bumi sedang menjalankan pilot program untuk menyalurkan gas alam ini ke berbagai daerah di Indonesia salah satunya di Lampung. Selama ini kota Lampung belum terlalu banyak menggunakan gas alam walaupun sebenarnya sangat dekat dari pusat sumber gas itu sendiri. Sumatera Selatan menjadi pusat penghasil gas bumi yang kemudian akan disalurkan ke berbagai daerah di Indonesia salah satunya ke Bandar Lampung. Dengan demikian nantinya kebutuhan bisa semakin ditekan untuk ketersediaan gas yang mana banyak dibutuhkan dalam berbagai sector bisnis maupun sector rumah tangga.

Jarak yang cukup dekat dari Sumatera Selatan sebagai daerah penghasil gas alam memudahkan proses distribusi ke Bandar Lampung lalu kemudian akan dialirkan ke berbagai tempat lagi. Proses distribusi ini menggunakan pipa gas. Saat ini PGN sedang menyelesaikan proyek pembangunan infrastruktur yang di dukung oleh kementrian ESDM. Proyek ini nantinya akan berakhir di tahun 2019 sebagai target untuk semua pipa sudah terpasang dan sudah beroperasi dengan baik. Dengan menggunakan pipa gas maka secara waktu akan mempercepat proses distribusi tanpa memakan biaya transportasi yang cukup besar. Untuk berbagai keperluan, gas tersebu juga bisa langsung digunakan. Nantinya diharapkan seluruh masyarakat di Bandar Lampung sudah beralih kepada gas alam. Hal ini dikarenakan gas alam lebih ramah lingkungan, hemat dan juga jauh lebih aman.

Pekerjaan apapun dengan menggunakan energi baik dari gas alam akan jauh lebih cepat dan efisien. Untuk perusahaan skala besar maka hal ini akan sangat berdampak baik. Jika sudah konsisten maka akan membantu pertumbuhan ekonomi di Indonesia untuk bisa lebih stabil dan tumbuh dengan angka yang baik. Rencananya setelah Bandar Lampung selesai maka Lampung bagian lainnya akan segera dip roses untuk juga mendapatkan pipa gas yang sama. Begitu selesai harapannya tidak ada lagi daerah yang tidak mendapatkan supply gas alam dari PGN. Beberapa pengguna di Lampung juga sudah merasakan hemat dan mudahnya pembayaran dengan sistem transfer di bank menggunakan mesin ATM.

“Tulisan ini disumbangkan untuk jadi artikel situs Si-Nergi

Kamis, 15 Desember 2016

Tangerang dan Penggunaan Gas Bumi yang Besar


Tangerang adalah salah satu wilayah di Indonesia yang menjadi kota dimana PGN semakin mengembangkan infrastruktur dibidang gas bumi. PGN membangun banyak sekali jaringan pipa gas untuk bisa menyempurnakan program pemerintah dimana penggunaan BBM akan dialihkan menjadi gas. Sejak pertama kali diresmikan pada tahun 2014 lalu, PGN Tangerang saat ini semakin berkibar karena permintaan masyarakat akan pipa gas semakin besar. Wilayah di kota Tangerang yang ternyata masih memiliki lahan yang luas akan menjadi prospek yang sangat baik kedepannya. Nantinya, di wilayah tersebut akan berdiri banyak industry seperti rumah sakit, perkantoran, hotel, restaurant atau perumahan yang mana pastinya juga akan membutuhkan gas.

Hal ini juga di dukung dengan pesatnya pertumbuhan penduduk di kota Tangerang setiap tahunnya. Semakin banyak penduduk di sebuah kota tentu saja seharusnya akan semakin berkembang sector di dalamnya. PGN menyalurkan energi baik di seluruh wilayah Indonesia yang setiap tahun akan terus ditambah. Saat ini PGN sendiri sudah memanfaatkan 78% dari total keseluruhan pipa gas yang sudah terpasang dari wilayah ujung sumatera seperti Riau sampai dengan Jawa Timur. Saat ini konsumen atau pengguna yang ingin berlangganan gas bumi langsung dari PGN bisa melakukan pendaftaran secara online atau mendaftar langsung di kantor resmi. Secara keseluruhan sendiri ada sekitar 7.200 km untuk panjang pipa gas bumi yang sudah berhasil dipasang oleh PGN. Dan di Tangerang hal ini sudah bisa dinikmati oleh banyak masyarakatnya.

Harganya yang sangat terjangkau terutama jika dibandingkan dengan minyak tanah atau gas dengan tabung LPG yang besar tentu saja membuat biaya akan semakin efisien. Gas bumi juga sangat ramah lingkungan dan aman sehingga menjadi sebuah pilihan terbaik saat ini untuk berbagai kebutuhan. Di Tangerang sendiri tahun 2016 ini akan terus menambah jumlah pipa gas sebanyak lebih dari 1000. Hal itu nantinya diharapkan bisa memenuhi kebutuhan gas untuk semua kalangan dan sector yang ada. Harapannya dalam beberapa tahun kedepan, PGN sudah bisa menjangkau seluruh wilayah yang ada di Tangerang.


“Tulisan ini disumbangkan untuk jadi artikel situs Si-Nergi