Selasa, 31 Januari 2017

Punya 1.000 T ?? Keliling Dunia Enak Kali Yaa :D




Pernahkah kalian melihat uang sebanyak 1000 Triliun? Saya yakin bahwa sebagian besar orang pasti belum pernah melihat uang sebanyak itu. Bahkan, mungkin membayangkan untuk memiliki seperempatnya pun tidak berani. Namun, bagaimana jika ternyata anda mendapatkan “durian runtuh” yakni uang sebanyak 1000 T? Apa yang akan anda lakukan dengan uang tersebut? Jika saya yang mendapatkannya, maka hal – hal inilah yang akan saya lakukan:

·           Membeli pulau pribadi
Dengan uang 1000 T maka saya dapat dengan leluasa memilih pulau yang saya impikan. Pulau tersebut akan menjadi sebuah tempat eksklusif di mana saya dan keluarga tinggal dan menikmati hidup. Pantai pribadi, sebuah rumah tempat tinggal megah tepat di tengah, bebas mengadakan pesta semalam suntuk dan berbagai macam kesenangan yang tidak akan bisa didaapat dari tinggal di tengah kota atau permukiman biasa.

·           Membeli kapal pesiar
Karena tinggal di sebuah pulau pribadi, maka saya butuh transportasi yang memadai. Yang akan saya beli adalah kapal pesiar ukuran kecil untuk saya dan keluarga jika ingin bepergian ke pulau lain atau berkeliling samudera.

·           Helikopter
Agar bisa bepergian ke tempat yang jauh dengan mudah, maka saya akan membeli sebuah helicopter yang terparkir tepat di pulau saya tersebut.

·           Membeli sejumlah saham dari perusahaan – perusahaan ternama dunia
Agar saya terus memiliki perputaran modal, maka saya akan belanja saham dari perusahaan – perusahaan ternama dunia. Dari sanalah saya akan mendapatkan perputaran uang.

·           Mendirikan yayasan social
Sebagai orang kaya dengan uang 1000 T maka saya tidak akan kesulitan untuk mendapatkan dana bantuan untuk orang yang kurang mampu. Saya akan mendirikan yayasan milik saya pribadi yang akan menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

·           Keliling dunia
Dengan uang yang saya miliki, maka saya tidak perlu khawatir kehabisan uang saku saat bepergian. Bahkan, saya bisa dengan mudah membiayai perjalanan keliling dunia.

Namun sayangnya, itu hany sebatas mimpi. Karena faktanya, 1000 T adalah pencapaian Bank Mandiri dalam hal asset. Aset Bank mandiri 1000 T menjadi sebuah kesuksesan yang sangat membanggakan karena berarti ada bank nasional yang berhasil mencapai nilai asset yang sebelumnya belum pernah diraih oleh bank atau lembaga keuangan yang lain.

Aset Bank Mandiri 1000 T didapat dari peningkatan angka kredit di ebrbagai sector. Menurut pihak Bank Mandiri, hal tersebut menunjukkan bahwa masyarakat memberikan kepercayaan kepada Bank Mandiri.

Asset Bank Mandiri 1000 T juga berarti bahwa investor yang 80% nya berasal dari luar negeri, menaruh kepercayaan yang sangat besar kepada bank berpelat merah tersebut. pencapaian tersebut juga sekaligus menunjukkan bahwa penyerapan modal di dalam negeri tergolong sangat tinggi.

“Tulisan ini disumbangkan untuk jadi artikel situs www.jadimandiri.org

Senin, 16 Januari 2017

Siapkan 4 juta Untuk ke Raja Ampat



Raja Ampat terkenal akan keindahan alam dan dunia bawah lautnya sehingga tersohor hingga ke mancanegara. Sayangnya, biaya akomodasi untuk berkunjung ke Raja Ampat masih sangat mahal sehingga banyak yang mengurungkan niat untuk ke sana.

Padahal mahalnya biaya akomodasi untuk ke Raja Ampat masih bisa diakali. Terdapat beberapa celah yang bisa dimanfaatkan untuk menghemat biaya akomodasi semaksimal mungkin, bahkan hanya membutuhkan uang sekitar 4 jutaan.

Bagaimana caranya? Berikut ada beberapa trik yang bisa kamu lakukan untuk menekan biaya ke Raa Ampat:

·           Persiapkan itinerary sebaik mungkin
Buat rancangan atau rencana perihal kunjungan kalian, yang meliputi destinasi serta biayanya. Siapkan budget sekitar 4 hingga 4,5 juta rupiah yang akan digunakan untuk tiket pesawat, tiket kapal, transportasi selama di sana serta biaya konsumsi.

Dengan budget segitu, kamu tidak bisa pergi secara dadakan, Buat itinerary minimal 6 bulan sebelum tanggal keberangkatan.

·           Pesan tiket pesawat setidaknya 3 bulan sebelum keberangkatan
Siapkan 1 hingga 1,5 juta untuk tiket pesawat ke Sorong, Papua Barat. Beli tiket 3 bulan sebelum keberangkatan untuk menekan harga semaksimal mungkin. Angan lupa, tambahkan 2 juta rupiah harga tiket ke Sorong dalam initienary kalian. Kurangi 4,5 juta  anggaran dengan biaya tersebut sehingga tersisa 2,5 juta.

·           Bawa satu hanya backpack 
Ini adalah strategi lain untuk menekan biaya akomodasi. Usahakan membawa barang - barang yang dianggap penting saja. Jika perlu, bawa sleeping bag dan tenda kecil. Bawa makanan ringan atau mi instan sebagai bekal. Usahakan agar barang bawaan tidak melebihi satu ransel karena akan mempengaruhi biaya bagasi pesawat.
  
·           Ajak teman sebanyak-banyaknya
Dengan minimal 7—10 orang maka akan membuat biaya akomodasi terutama transportasi selama di sana semakin murah karena biaya transportasi untuk pergi ke pulau-pulau favorit tergolong mahal, terutama jika ditanggung sendiri. Makin banyak teman untuk diajak patungan, makin murah biaya tranportasi.

Berikut adalah estimasi biaya akomodasi ke Raja Ampat:

·         Tiket pesawat ke Sorong: Rp 1.500.000/orang
·         Taksi dari Sorong ke Pelabuhan Rakyat (PP): Rp 20.000/ orang
·         Ongkos Kapal Fiber ke Waisai (PP): Rp 240.000/orang
·         Biaya konservasi Depbudpar: Rp 500.000
·         Sewa perahu menuju Wayag (PP): Rp500.000/orang
·         Biaya penginapan: Rp 400.000
·         Biaya makan: Rp 300.000
·         Biaya Kapal PELNI: Rp 800.000
·         Total biaya yang dibutuhkan: Rp 4.260.000

“Tulisan ini disumbangkan untuk jadi artikel situs jadimandiri.org

Menjelajahi NTT Dengan Biaya Murah



Kawasan Indonesia Timur terkenal sebagai daerah yang eksotis, dan salah satu yang paling terkenal adalah provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Provinsi ini menadi sangat terkenal karena memiliki Pulau Komodo yang tidak lain merupakan wilayah endemik reptil komodo. Pulau Komodo bahkan telah diakui sebagai salah satu keajaiban dunia.

Sebelum menjelajahi Provinsi NTT dan Pulau Komodo, kalian harus untuk melewati Kupang, yakni ibukota provinsi tersebut. Di kota tersebut, kalian dapat menemukan beragam obek wisata yang menarik.

Untuk bisa menuju Kota Kupang kalian bisa menggunakan pesawat terbang. Meski bisa menggunakan kapal laut, waktu tempuh yang kalian butuhkan terlalu lama, bisa berhari-hari. Tentunya sangat tidak efisien terlebih bagi kalian yang hanya memiliki waktu singkat.

Satu hal yang menadi alasan mengapa Kupang tidak menjadi destinasi wisata populer adalah karena biaya transportasinya yang tergolong mahal. Ongkos minimal yang harus disediakan untuk pergi dan pulang dari dan ke Kupang dengan menumpang pesawat setidaknya adalah 4 juta rupiah.

Sejatinya, beberapa maskapai penerbangan sering menawarkan tiket promo ke Kupang dan ini bisa menjadi solusi masalah harga tiket yang terbilang tinggi.

Salah satu yang paling banyak dicari oleh backpacker adalah tiket promo dari Lion Air. Maskapai ini cukup sering menawarkan tiket promo ke Kupang hanya seharga Rp 1 jutaan. Untuk bisa mendapat tiket promo dari Lion Air, kalian dapat mencarinya di agen - agen perjalanan online.

Untuk masalah waktu tergolong cukup fleksibel karena promo yang ditawarkan cukup banyak sehingga kalian bisa menyusun liburan ke Kupang kapan pun.

Ada beberapa tempat yang wajib untuk kalian kunjungi saat berkelana ala backpacker di Kupang, misalnya:

1.      Pantai Lasiana
Ini adalah pantai yang memiliki panorama sunset terindah di dunia. Posisinya yang persis menghadap kea rah barat membuat kalian bisa menghabiskan waktu dengan bersantai sembari menunggu sunset.

2.      Pulau Kera
Pulau Kera sejatinya merupakan sebuah pulau kecil yang menyembul di tengah laut. Untuk bisa mencapai pulau tersebut, kalian dapat menyewa perahu. Pulau ini terkenal dengan keindahan pantainya  dan kerap dijadikan sebagai tujuan wisata. Penduduk yang tinggal di sana juga dikenal sangat ramah. Keindahan Pulau ini sudah sangat dikenal di kalangan wisatawan.


“Tulisan ini disumbangkan untuk jadi artikel situs jadimandiri.org

Jumat, 16 Desember 2016

PGN Tambah Jaringan Gas Bumi di Tangerang



Tahun 2014 lalu PGN baru saja meresmikan jaringan pipa gas bumi yang akan dipasang di kota Tangerang. Saat itu tujuannya adalah untuk membantu masyarakat Banten agar bisa menikmati gas bumi yang manfaatnya tidaklah sedikit. Selain harganya sangat terjangkau, penggunaan gas alam seperti ini juga sangat ramah lingkungan dan tentu saja jauh lebih aman. Pada saat diresmikan tahun 2014 lalu banyak warga dan pemerintah setempat yang menghadiri acaranya. Simbolnya adalah keran gas bumi atau yang dikenal dengan nama valve dibuka dan kompor salah satu warga dihidupkan. Hal itu menjadi bukti nyata bahwa gas ini sudah bisa langsung digunakan dengan mudah.

Targetnya saat itu adalah adanya sambungan pipa gas yang berjumlah 1 jutaan khususnya untuk kebutuhan rumah tangga.  Program ini diluncurkan untuk mendukung gerakan sayang Ibu yang sudah ada sebelumnya. Hal ini juga dimaksudkan untuk mendukung program pemerintah akan perpindahan penggunaan BBM yang selama ini berupa minyak tanah menjadi gas bumi. Dan PGN Tangerang sendiri memiliki jumlah pipa gas sebanyak 75% untuk memenuhi kebutuhan komersil seperti bisnis dan juga kebutuhan rumah tangga sebagai pengguna terbanyak. Diharapkan nantinya setiap tahun jumlah pipa gas akan semakin banyak dan bisa menjangkau semua perumahan di kawasan Tangerang, Banten.

Penggunaan gas bumi sebagai sebuah energi baik yang seharusnya memang mendapatkan support besar dari berbagai kalangan. Jika dibandingkan dengan penggunaan tabung yang dijual per buah dengan harga yang sangat tinggi maka iuran per bulan untuk penggunaan fasilitas pipa gas sangatlah murah. Jika gas bumi digunakan untuk kebutuhan komersil dan sector besar lainnya maka akan sangat menghemat biaya operasional dan biaya bahan bakar dengan signifikan. Rencananya, di tahun 2016 ini PGN akan kembali menambah jaringan pipa gas seiring dengan bertambah besarnya permintaan untuk itu di Tangerang. Harapannya jaringan pipa gas tersebut tidak hanya untuk kebutuhan rumah tangga saja namun untuk kebutuhan industry seperti rumah sakit dan pabrik juga mengandalkan gas bumi.

“Tulisan ini disumbangkan untuk jadi artikel situs Si-Nergi